Skip to content

Arkalearn

Blog

Cara Minta Tolong & Bertanya di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang (Wajib Hafal Sebelum Hari Pertama Kerja)

Tips & Trick
Cara Minta Tolong & Bertanya di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang (Wajib Hafal Sebelum Hari Pertama Kerja)
admin
24 Juni 2026
Cara Minta Tolong & Bertanya di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang (Wajib Hafal Sebelum Hari Pertama Kerja)

Cara Minta Tolong & Bertanya di Tempat Kerja dalam Bahasa Jepang (Wajib Hafal Sebelum Hari Pertama Kerja)

Bagi calon pekerja Indonesia yang akan berangkat ke Jepang, kemampuan bertanya dan meminta bantuan dalam bahasa Jepang sangat penting. Banyak pekerja baru merasa gugup saat hari pertama kerja karena takut salah bicara atau tidak mengerti instruksi dari atasan.

Padahal di Jepang, bertanya saat tidak paham jauh lebih dihargai daripada diam lalu melakukan kesalahan. Oleh karena itu, Anda perlu menghafal beberapa kalimat dasar yang sering digunakan di tempat kerja.

Artikel ini akan membahas cara minta tolong dan bertanya di tempat kerja dalam bahasa Jepang yang wajib diketahui pekerja SSW, magang, maupun pekerja profesional.

Mengapa Harus Berani Bertanya di Tempat Kerja Jepang?

Budaya kerja Jepang sangat mengutamakan:

  • Ketelitian
  • Keselamatan kerja
  • Efisiensi waktu
  • Kualitas hasil pekerjaan

Jika Anda tidak memahami instruksi, jangan menebak-nebak. Lebih baik bertanya terlebih dahulu agar pekerjaan selesai dengan benar.

Keuntungan berani bertanya:

  • Mengurangi risiko kesalahan kerja
  • Membuat atasan lebih percaya
  • Mempercepat proses belajar
  • Menunjukkan sikap profesional

1. Cara Meminta Tolong dalam Bahasa Jepang

Ketika membutuhkan bantuan rekan kerja atau atasan, gunakan kalimat berikut.

Otegai shite mo ii desu ka?

お手伝いしてもいいですか?

Arti:
"Boleh minta tolong?"

Kalimat ini sopan digunakan ketika Anda membutuhkan bantuan saat bekerja.

Contoh:

Otegai shite mo ii desu ka?
Sumimasen, chotto tasukete kudasai.

Artinya:

Boleh minta tolong?
Maaf, tolong bantu saya sebentar.

Chotto ii desu ka?

ちょっといいですか?

Arti:
"Boleh sebentar?"

Biasanya digunakan sebelum bertanya kepada atasan atau senior.

Contoh:

Chotto ii desu ka?
Shitsumon ga arimasu.

Artinya:

Boleh sebentar?
Saya ada pertanyaan.

2. Cara Bertanya Jika Tidak Mengerti Instruksi

Saat bekerja di pabrik atau perusahaan Jepang, pasti ada instruksi yang belum dipahami.

Jangan malu bertanya.

Mou ichido itte kudasai

もう一度言ってください

Arti:
"Tolong ulangi sekali lagi."

Kalimat ini sangat sering digunakan pekerja asing.

Contoh:

Sumimasen.
Mou ichido itte kudasai.

Artinya:

Maaf.
Tolong ulangi sekali lagi.

Yukkuri hanashite kudasai

ゆっくり話してください

Arti:
"Tolong bicara lebih pelan."

Digunakan ketika orang Jepang berbicara terlalu cepat.

Contoh:

Sumimasen.
Yukkuri hanashite kudasai.

Artinya:

Maaf.
Tolong bicara lebih pelan.

3. Meminta Penjelasan Lebih Detail

Kadang Anda mendengar instruksi tetapi belum memahami maksudnya.

Gunakan kalimat berikut.

Kore wa dou iu imi desu ka?

これはどういう意味ですか?

Arti:
"Apa maksud dari ini?"

Contoh:

Kore wa dou iu imi desu ka?

Artinya:

Apa maksud dari ini?

Kalimat ini sangat membantu saat membaca catatan kerja atau SOP di pabrik.

Kono shigoto wa dou yareba ii desu ka?

この仕事はどうやればいいですか?

Arti:
"Bagaimana cara mengerjakan pekerjaan ini?"

Contoh:

Kono shigoto wa dou yareba ii desu ka?

Artinya:

Bagaimana cara mengerjakan pekerjaan ini?

Budaya Kerja Jepang: Jangan Takut Bertanya

Banyak pekerja Indonesia berpikir bahwa terlalu banyak bertanya akan dianggap tidak kompeten.

Faktanya justru sebaliknya.

Di Jepang, atasan lebih menghargai pekerja yang:

  • Jujur saat belum mengerti
  • Mau belajar
  • Tidak sok tahu
  • Berani meminta arahan

Kesalahan kecil dalam pekerjaan bisa menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Karena itu, bertanya adalah bagian dari tanggung jawab kerja.

Tips Tambahan untuk Pekerja Baru di Jepang

1. Jangan Malu Bertanya

Jika bingung, segera tanyakan.

Lebih baik bertanya satu menit daripada memperbaiki kesalahan selama satu jam.

2. Catat Instruksi Penting

Siapkan buku catatan kecil.

Tuliskan:

  • Kosakata baru
  • Nama alat kerja
  • Instruksi atasan
  • Jadwal pekerjaan

3. Hafalkan Kalimat Dasar Sebelum Berangkat

Semakin banyak kosakata yang Anda kuasai, semakin mudah beradaptasi saat bekerja di Jepang.

Belajar Bahasa Jepang Sebelum Berangkat Kerja

Salah satu penyebab pekerja Indonesia kesulitan beradaptasi di Jepang adalah kemampuan bahasa yang masih minim.

Karena itu, sangat disarankan belajar hingga level N4 atau bahkan N3 sebelum berangkat.

Di Arkalearn, Anda bisa belajar:

  • Percakapan kerja di Jepang
  • Bahasa Jepang untuk pabrik
  • Persiapan JLPT N4 dan N3
  • Simulasi interview kerja Jepang
  • Kosakata dunia kerja Jepang

Belajar bahasa Jepang yang tepat akan membuat Anda lebih percaya diri saat menghadapi atasan, rekan kerja, maupun pelanggan di Jepang.

Kesimpulan

Kemampuan bertanya dan meminta bantuan merupakan keterampilan penting yang wajib dimiliki setiap pekerja di Jepang. Jangan takut mengatakan bahwa Anda belum mengerti.

Hafalkan beberapa kalimat berikut:

  • Otegai shite mo ii desu ka? (Boleh minta tolong?)
  • Chotto ii desu ka? (Boleh sebentar?)
  • Mou ichido itte kudasai. (Tolong ulangi sekali lagi.)
  • Yukkuri hanashite kudasai. (Tolong bicara lebih pelan.)
  • Kore wa dou iu imi desu ka? (Apa maksud dari ini?)
  • Kono shigoto wa dou yareba ii desu ka? (Bagaimana cara mengerjakan pekerjaan ini?)

Dengan kemampuan bahasa Jepang yang baik dan keberanian untuk bertanya, proses adaptasi kerja di Jepang akan menjadi jauh lebih mudah dan nyaman.

Bagikan Artikel