Skip to content

Arkalearn

Blog

Kisi-Kisi SSW Kaigo 2026: Materi Ujian + Tips Lolos

Tips & Trick
Kisi-Kisi SSW Kaigo 2026: Materi Ujian + Tips Lolos
admin
18 September 2026
Kisi-Kisi SSW Kaigo 2026: Materi Ujian + Tips Lolos

Kisi-Kisi Soal SSW Kaigo 2026: Update Materi Terbaru untuk Persiapan Ujian

Ujian SSW Kaigo 2026 sebenarnya memiliki struktur materi yang cukup jelas. Artinya, peserta tidak perlu belajar semua topik caregiving secara acak. Dengan memahami kisi-kisi SSW Kaigo 2026, jumlah soal tiap bagian, serta materi yang paling dominan, persiapan bisa dibuat jauh lebih terarah.

Ada satu hal penting: struktur pada brief perlu diperbaiki agar sesuai informasi resmi terbaru.

Nursing Care Skills Evaluation Test / 介護技能評価試験 pada 2026 terdiri dari 45 soal dalam 60 menit: 40 soal teori dan 5 soal praktik berbasis penilaian/judgment melalui CBT. Mulai 1 April 2026, standar kelulusannya adalah minimal 60% dari total skor.

Selain itu ada Nursing Care Japanese Language Evaluation Test / 介護日本語評価試験 yang merupakan ujian terpisah: 15 soal selama 30 menit dengan passing grade 73% sejak 1 April 2026.

Jadi, mari gunakan kisi-kisi resmi tersebut sebagai dasar belajar.

Update Kisi-Kisi SSW Kaigo 2026

Untuk calon pekerja SSW bidang Kaigo, dua ujian yang perlu dibedakan adalah:

UjianJumlah SoalWaktuPassing Grade 2026介護技能評価試験 / Nursing Care Skills Evaluation Test4560 menit60%介護日本語評価試験 / Nursing Care Japanese Language Evaluation Test1530 menit73%

Passing grade tersebut berlaku mulai 1 April 2026.

Perubahan ini penting karena informasi lama di internet bisa menunjukkan ketentuan berbeda.

MHLW juga telah menyediakan materi pembelajaran revisi kedua yang disesuaikan dengan Nursing Care Specified Skilled Worker Evaluation Test mulai FY2026, sehingga peserta sebaiknya menggunakan bahan belajar terbaru, bukan hanya bank soal lama.

Apakah Ujian SSW Kaigo Menggunakan Bahasa Jepang?

Ada koreksi penting dari brief.

Nursing Care Skills Evaluation Test tidak selalu hanya tersedia dalam bahasa Jepang. Dokumen pelaksanaan MHLW menyebut ujian keterampilan diberikan dalam bahasa yang sesuai dengan negara pelaksanaan.

Yang memang menguji kemampuan bahasa Jepang bidang Kaigo adalah Nursing Care Japanese Language Evaluation Test.

Karena itu, jangan mencampur kedua ujian tersebut.

Struktur Resmi Nursing Care Skills Evaluation Test 2026

Brief awal membagi materi menjadi ADL 35%, sanitasi 25%, keselamatan 20%, komunikasi 12%, dan fasilitas 8%.

Pembagian tersebut bukan struktur resmi MHLW.

Struktur resmi terbaru jauh lebih spesifik:

Materi ResmiJumlah SoalProporsi dari 45 Soal介護の基本 — Dasar-dasar Kaigo10±22,2%こころとからだのしくみ — Mekanisme Pikiran & Tubuh6±13,3%コミュニケーション技術 — Teknik Komunikasi4±8,9%生活支援技術 — Teknik Dukungan Kehidupan20±44,4%実技試験 — Soal Praktik/Judgment5±11,1%Total45100%

Struktur 45 soal tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang.

Inilah kisi-kisi SSW Kaigo 2026 yang lebih tepat digunakan sebagai dasar belajar.

Materi 1 — 介護の基本: Dasar-Dasar Kaigo

Bagian pertama berisi 10 soal.

Jangan menganggap bagian ini sekadar teori.

Peserta perlu memahami bagaimana seorang caregiver seharusnya bersikap terhadap pengguna layanan atau 利用者 (riyōsha).

Konsep penting yang perlu dipelajari antara lain:

martabat pengguna, kemandirian, keselamatan, hak pengguna, privasi, peran caregiver, kerja sama dengan profesi lain, serta prinsip dasar pelayanan Kaigo.

Salah satu konsep terpenting adalah:

自立支援 — Jiritsu Shien

Artinya kurang lebih:

dukungan terhadap kemandirian.

Caregiver tidak selalu melakukan semuanya untuk pengguna.

Jika seorang lansia masih mampu melakukan sebagian aktivitas sendiri, caregiver sebisa mungkin membantu agar kemampuan tersebut tetap digunakan.

Contoh Soal 1

Seorang lansia masih dapat memakai bajunya sendiri tetapi membutuhkan waktu lebih lama.

Apa tindakan caregiver yang paling tepat?

A. Langsung memakaikan seluruh pakaian
B. Membiarkan tanpa pengawasan
C. Memberikan waktu dan membantu hanya bagian yang diperlukan
D. Meminta keluarga melakukannya

Jawaban: C.

Prinsipnya adalah membantu mempertahankan kemampuan pengguna, bukan mengambil alih seluruh aktivitas tanpa alasan.

Contoh Soal 2

Caregiver mengetahui informasi pribadi seorang pengguna.

Apa tindakan yang tepat?

A. Membicarakannya dengan teman
B. Mengunggahnya ke media sosial
C. Menjaga kerahasiaannya dan menggunakan informasi sesuai kebutuhan pekerjaan
D. Menceritakannya kepada pengguna lain

Jawaban: C.

Privasi dan penghormatan terhadap pengguna merupakan bagian fundamental dalam caregiving.

Materi 2 — こころとからだのしくみ: Mekanisme Pikiran dan Tubuh

Bagian ini terdiri dari 6 soal.

Peserta perlu memahami kondisi fisik dan psikologis manusia yang berhubungan dengan caregiving.

Materinya dapat berkaitan dengan:

penuaan, fungsi tubuh, perubahan kondisi fisik, kondisi psikologis, penyakit, demensia, serta bagaimana kondisi pengguna memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Beberapa istilah yang sebaiknya dipahami:

KanjiRomajiArti高齢者KōreishaLansia認知症NinchishōDemensia身体ShintaiTubuh心KokoroPikiran/perasaan痛みItamiRasa sakit発熱HatsunetsuDemam血圧KetsuatsuTekanan darah睡眠SuiminTidur

Peserta bukan dituntut menjadi dokter.

Tetapi caregiver perlu mampu mengamati perubahan pengguna dan melaporkannya dengan tepat.

Contoh Soal

Seorang pengguna yang biasanya aktif tiba-tiba terlihat lemas dan tidak ingin makan.

Apa tindakan yang paling tepat?

A. Memaksa pengguna makan
B. Mengabaikannya karena lansia memang sering lelah
C. Mengamati kondisinya dan melaporkan perubahan kepada petugas terkait
D. Memberikan obat tanpa instruksi

Jawaban: C.

Caregiver perlu mengenali perubahan kondisi dan menjalankan prosedur pelaporan.

Materi 3 — コミュニケーション技術: Teknik Komunikasi

Bagian ini terdiri dari 4 soal.

Jumlahnya memang lebih sedikit dibandingkan 生活支援技術, tetapi jangan dilewatkan.

Kaigo adalah pekerjaan yang sangat bergantung pada komunikasi.

Caregiver perlu berkomunikasi dengan:

pengguna layanan, keluarga pengguna, rekan caregiver, perawat, supervisor, dan tenaga profesional lainnya.

Konsep pentingnya meliputi mendengarkan, berbicara sesuai kondisi pengguna, komunikasi nonverbal, menjaga martabat pengguna, dan menyampaikan informasi dengan tepat.

Contoh

Pengguna mengalami gangguan pendengaran.

Apa pendekatan yang lebih tepat?

A. Berteriak dari belakang
B. Berbicara sambil berjalan menjauh
C. Menghadap pengguna dan berbicara jelas sesuai kemampuan pendengarannya
D. Tidak perlu menjelaskan

Jawaban: C.

Tujuannya bukan sekadar membuat suara lebih keras, tetapi menciptakan komunikasi yang dapat dipahami pengguna.

Materi 4 — 生活支援技術: Teknik Dukungan Kehidupan

Ini merupakan bagian terbesar.

Ada 20 soal teori dari 45 soal keseluruhan.

Jika ditambah 5 soal praktik/judgment yang juga berkaitan dengan teknik caregiving, area keterampilan kehidupan sehari-hari menjadi bagian yang sangat penting untuk dikuasai.

Di sinilah peserta akan banyak bertemu aktivitas seperti:

makan, berpindah, mobilitas, toilet, mandi, berpakaian, menjaga kebersihan, serta aktivitas kehidupan sehari-hari lainnya.

Bantuan Makan — 食事介助

Istilah:

食事介助 — Shokuji kaijo

artinya bantuan makan.

Jangan hanya menghafal istilah.

Pahami prinsipnya.

Saat membantu pengguna makan, perhatikan posisi tubuh, kemampuan menelan, kecepatan makan, keamanan, kondisi makanan dan kemampuan pengguna melakukan aktivitas secara mandiri.

Contoh Soal

Saat membantu pengguna makan, posisi pengguna terlihat terlalu rebah.

Apa yang sebaiknya dilakukan?

A. Tetap memberikan makanan
B. Menyesuaikan posisi agar lebih aman sebelum melanjutkan
C. Memberikan makanan lebih cepat
D. Memberikan minuman sebanyak mungkin

Jawaban: B.

Soal Kaigo sering menguji keamanan dan alasan di balik tindakan, bukan sekadar nama prosedur.

Bantuan Mandi — 入浴介助

入浴介助 — Nyūyoku kaijo

berarti bantuan mandi.

Topik yang perlu dipahami antara lain:

privasi, kondisi pengguna sebelum mandi, suhu, risiko terpeleset, cara berpindah, dan observasi kondisi kulit/tubuh.

Jangan hanya berpikir:

“Mandi = membersihkan tubuh.”

Dalam caregiving, mandi juga berkaitan dengan:

keselamatan + kenyamanan + martabat + observasi kondisi pengguna.

Bantuan Berpindah — 移乗介助

移乗介助 — Ijō kaijo

adalah bantuan transfer, misalnya:

tempat tidur → kursi roda.

Kesalahan yang sering dilakukan peserta ketika belajar adalah menghafal urutan tanpa memahami tujuan setiap langkah.

Pertanyaan dapat menampilkan situasi atau gambar kemudian meminta peserta menentukan prosedur yang lebih aman.

Perhatikan:

posisi kursi roda, rem, footrest, posisi kaki pengguna, kondisi fisik pengguna dan posisi caregiver.

Bantuan Toilet — 排泄介助

排泄介助 — Haisetsu kaijo

berhubungan dengan bantuan buang air.

Prinsip penting:

privasi, kebersihan, keselamatan dan mempertahankan kemampuan pengguna.

Caregiver juga perlu memperhatikan perubahan pada kondisi pengguna yang relevan untuk dilaporkan.

Bantuan Berpakaian — 更衣介助

Istilah yang lebih umum digunakan dalam materi profesional adalah:

更衣介助 — Kōi kaijo

atau bantuan mengganti pakaian.

Materi dapat berhubungan dengan:

kemampuan bergerak, kondisi anggota tubuh, kenyamanan, keamanan, dan kemandirian pengguna.

Istilah Kaigo yang Wajib Dipahami

Bahasa JepangRomajiArti食事介助Shokuji kaijoBantuan makan入浴介助Nyūyoku kaijoBantuan mandi移乗介助Ijō kaijoBantuan transfer排泄介助Haisetsu kaijoBantuan toilet更衣介助Kōi kaijoBantuan berpakaian車いすKurumaisuKursi rodaベッドBeddoTempat tidur歩行HokōBerjalan転倒TentōJatuh安全AnzenAman/keselamatan清潔SeiketsuKebersihan利用者RiyōshaPengguna layanan介護職KaigoshokuPekerja caregiving自立JiritsuMandiri支援ShienDukungan

Jangan hanya menghafal Kanji → arti.

Coba hubungkan setiap istilah dengan situasi nyata.

Materi 5 — Soal Praktik/Judgment

Bagian ini terdiri dari 5 soal.

Ini bukan berarti peserta harus melakukan praktik langsung di depan penguji.

Ujian dilakukan dengan CBT (Computer-Based Testing).

MHLW menjelaskan soal praktik menggunakan bentuk judgment test, termasuk soal yang dapat menampilkan foto dan meminta peserta menentukan atau menilai prosedur caregiving yang benar.

Misalnya Anda melihat ilustrasi:

pengguna akan berpindah dari tempat tidur ke kursi roda.

Pertanyaannya dapat menguji apakah:

rem kursi roda sudah dikunci, posisi kursi tepat, footrest aman, pengguna sudah diberi penjelasan, atau prosedur mempertimbangkan kemampuan pengguna.

Jadi jangan menghafal jawaban.

Pahami:

Mengapa tindakan A lebih aman daripada tindakan B?

Bagaimana dengan Kebersihan dan Pencegahan Infeksi?

Materi seperti kebersihan dan infection control tetap penting dalam caregiving.

Tetapi jangan membuat kategori:

Kebersihan & Sanitasi = 25% atau ±10 soal

karena itu bukan pembagian resmi ujian 2026.

Topik kebersihan dapat muncul dalam konteks prinsip caregiving maupun 生活支援技術.

Hal yang tetap perlu dipahami antara lain:

手洗い — tearai — cuci tangan
感染 — kansen — infeksi
消毒 — shōdoku — disinfeksi
手袋 — tebukuro — sarung tangan
マスク — masuku — masker

Pelajari kapan dan mengapa tindakan dilakukan, bukan hanya kosakatanya.

Bagaimana dengan Keselamatan dan Kondisi Darurat?

Sama seperti kebersihan, keselamatan bukan kategori resmi tersendiri dengan bobot 20%.

Namun prinsip keselamatan muncul di banyak bagian.

Istilah penting:

JepangRomajiArti安全AnzenKeselamatan転倒TentōJatuh転落TenrakuTerjatuh dari ketinggian緊急KinkyūDarurat火災KasaiKebakaran事故JikoKecelakaan報告HōkokuLaporan

Misalnya pengguna jatuh.

Kesalahan pola pikir:

“Langsung angkat supaya cepat berdiri.”

Yang harus dipikirkan terlebih dahulu adalah:

kondisi pengguna → kemungkinan cedera → keselamatan → laporan/bantuan sesuai prosedur.

Nursing Care Japanese Language Evaluation Test

Selain skill test, calon SSW Kaigo juga perlu memahami 介護日本語評価試験.

Format resminya:

MateriJumlah介護のことば — Istilah Kaigo5 soal介護の会話・声かけ — Percakapan/ucapan Kaigo5 soal介護の文書 — Dokumen Kaigo5 soalTotal15 soal

Waktu pengerjaan:

30 menit.

Mulai 1 April 2026, passing grade-nya adalah 73% dari total skor.

Inilah alasan kotoba Kaigo sangat penting.

Anda tidak cukup hanya mengetahui:

食事 = makan.

Anda perlu memahami konteks kalimat caregiving.

Misalnya:

お食事の時間ですよ。

“Sudah waktunya makan.”

Atau:

痛いところはありませんか。

“Apakah ada bagian yang terasa sakit?”

Kosakata Saja Tidak Cukup

Misalnya Anda sudah hafal:

車いす = kursi roda.

Itu baru level pertama.

Anda kemudian perlu memahami kalimat:

車いすのブレーキをかけます。

Lalu memahami konteks:

Mengapa rem kursi roda perlu dikunci sebelum transfer?

Pola belajar terbaik adalah:

Kotoba → Kalimat → Situasi → Tindakan → Alasan.

Dengan pola ini, Anda belajar bahasa sekaligus konsep Kaigo.

Contoh Soal Bahasa Kaigo

Soal 1

利用者:

「少し気分が悪いです。」

Apa maksud pengguna?

A. Saya lapar
B. Saya merasa kurang enak badan
C. Saya ingin tidur
D. Saya ingin mandi

Jawaban: B.

Soal 2

Caregiver mengatakan:

「ゆっくり立ってください。」

Apa instruksinya?

A. Silakan berdiri perlahan
B. Silakan duduk cepat
C. Silakan makan perlahan
D. Silakan tidur

Jawaban: A.

Soal sederhana seperti ini menunjukkan mengapa vocabulary harus dipelajari dalam konteks.

Apakah Ada Perubahan Penting pada Ujian SSW Kaigo 2026?

Ada beberapa update yang relevan.

Pertama, passing grade baru berlaku sejak 1 April 2026:

Skills Evaluation Test = 60%

Japanese Language Evaluation Test = 73%.

Kedua, MHLW menyediakan revised second edition materi belajar yang ditujukan untuk ujian mulai FY2026.

Ketiga, biaya ujian juga direvisi untuk tes yang dilaksanakan mulai 1 April 2026. MHLW menyebut perkiraan biaya masing-masing Nursing Care Skills Evaluation Test dan Nursing Care Japanese Language Evaluation Test naik dari sekitar ¥1.000 menjadi sekitar ¥2.000; tarif aktual di negara pelaksanaan perlu dicek di sistem penyelenggara.

Keempat, ada perubahan identifikasi Prometric.

Untuk peserta di Indonesia, mulai April 2026 identitas yang digunakan saat check-in adalah e-KTP. Data identitas pada Prometric ID harus sesuai; ketidaksesuaian dapat membuat peserta tidak dapat mengikuti ujian.

Ini penting diperiksa jauh sebelum hari H.

Strategi Belajar Berdasarkan Bobot Resmi

Karena struktur resminya sudah diketahui, alokasi waktu belajar dapat dibuat lebih efisien.

Prioritas terbesar adalah:

1. 生活支援技術

Ada 20 soal teori + konteks penting pada 5 soal praktik.

Fokuskan banyak waktu pada teknik aktivitas sehari-hari.

2. 介護の基本

Ada 10 soal.

Pastikan memahami prinsip caregiving, bukan hanya prosedur.

3. こころとからだのしくみ

Ada 6 soal.

Pelajari perubahan tubuh dan pikiran yang berhubungan dengan pengguna layanan.

4. コミュニケーション技術

Ada 4 soal.

Jumlahnya lebih kecil, tetapi materinya juga berguna untuk pekerjaan nyata.

5. 介護日本語

Belajar secara paralel karena merupakan ujian tersendiri, bukan sekadar bagian dari 45 soal skill test.

Timeline Belajar SSW Kaigo 4 Minggu

Jika waktu Anda hanya satu bulan, gunakan pola berikut.

Minggu 1 — Fondasi

Pelajari:

介護の基本 + こころとからだのしくみ

Target:

memahami prinsip Kaigo, kemandirian, martabat, kondisi pengguna, penuaan dan konsep dasar.

Minggu 2 — 生活支援技術

Fokus pada:

makan, toilet, mandi, berpakaian, mobilitas, transfer, posisi tubuh dan keselamatan.

Ini perlu mendapat waktu belajar paling banyak.

Minggu 3 — Bahasa Kaigo + Komunikasi

Pelajari:

kotoba, percakapan, komunikasi pengguna, laporan dan dokumen Kaigo.

Jangan hanya menggunakan flashcard.

Latih dalam kalimat.

Minggu 4 — Simulasi Ujian

Mulai mengerjakan latihan soal menggunakan batas waktu.

Untuk skill test:

45 soal / 60 menit.

Berarti rata-rata sekitar:

80 detik per soal.

Jangan menghabiskan lima menit untuk satu soal.

Tandai soal sulit, lanjutkan, lalu kembali jika sistem ujian memungkinkan.

Strategi untuk Peserta yang Pernah Gagal

Kalau pernah gagal, jangan mengulang metode belajar yang sama.

Identifikasi dahulu masalahnya.

Apakah gagal karena:

tidak memahami materi?

sulit membaca soal?

kotoba kurang?

terlalu lambat?

sering salah pada soal gambar/situasi?

menghafal tanpa memahami prinsip?

Kemudian fokus pada titik tersebut.

Contohnya, jika Anda selalu salah dalam soal transfer kursi roda, jangan mengerjakan 200 soal acak.

Pelajari ulang:

移乗介助 → urutan → keselamatan → posisi alat → alasan setiap tindakan.

Baru kerjakan soal.

Kesalahan Belajar yang Sering Dilakukan

Kesalahan pertama adalah hanya menghafal bank soal.

Soal ujian asli tidak harus identik dengan latihan.

Kesalahan kedua adalah hanya menghafal kosakata.

Mengetahui arti:

排泄介助

belum tentu membuat Anda mampu menjawab soal situasi mengenai toilet assistance.

Kesalahan ketiga adalah mengejar passing grade minimum.

Targetkan pemahaman di atas batas lulus agar masih memiliki margin ketika bertemu soal sulit.

Kesalahan keempat adalah menggunakan kisi-kisi tidak resmi seolah-olah merupakan bobot pemerintah.

Untuk 2026, gunakan struktur resmi:

10 + 6 + 4 + 20 + 5.

Checklist Persiapan Ujian SSW Kaigo 2026

Sebelum mendaftar atau mengikuti ujian, cek:

PersiapanStatusMemahami 介護の基本☐Memahami こころとからだのしくみ☐Menguasai コミュニケーション技術☐Fokus mendalam pada 生活支援技術☐Berlatih soal judgment/praktik☐Menguasai kotoba Kaigo☐Berlatih percakapan Kaigo☐Berlatih membaca dokumen Kaigo☐Mengerjakan simulasi 45 soal/60 menit☐Mempelajari materi terbaru FY2026☐Data Prometric ID sudah benar☐e-KTP siap untuk ujian di Indonesia☐

Sudah Kuasai Kisi-Kisi SSW Kaigo 2026?

Mengetahui kisi-kisi soal SSW Kaigo 2026 adalah langkah pertama.

Berikutnya Anda perlu mengubahnya menjadi jadwal belajar:

pelajari konsep → kuasai kotoba → pahami situasi → kerjakan latihan soal → evaluasi kesalahan → ulangi.

Jika ingin belajar lebih terstruktur, persiapkan bahasa Jepang, kotoba Kaigo, materi SSW dan latihan ujian melalui ArkaLearn.

Setelah lulus ujian dan memenuhi persyaratan yang diperlukan, Anda dapat melanjutkan tahap berikutnya dengan mencari lowongan SSW Kaigo melalui Semuabisakerja.id.

Ingat, lulus ujian sendiri tidak otomatis menjamin Anda memperoleh status SSW atau pekerjaan. Proses kerja ke Jepang tetap membutuhkan perusahaan penerima serta pemenuhan prosedur status tinggal yang berlaku.

Kesimpulan

Kisi-kisi resmi Nursing Care Skills Evaluation Test 2026 terdiri dari 45 soal selama 60 menit:

10 soal 介護の基本, 6 soal こころとからだのしくみ, 4 soal コミュニケーション技術, 20 soal 生活支援技術, dan 5 soal praktik/judgment. Mulai 1 April 2026, standar kelulusannya adalah 60% dari total skor.

Sementara Nursing Care Japanese Language Evaluation Test terdiri dari 15 soal selama 30 menit, masing-masing 5 soal untuk istilah Kaigo, percakapan/voice prompting, dan dokumen Kaigo. Passing grade-nya menjadi 73% sejak 1 April 2026.

Karena 生活支援技術 merupakan bagian terbesar dari skill test, berikan porsi belajar yang lebih besar pada teknik dukungan aktivitas sehari-hari. Namun jangan meninggalkan dasar Kaigo, mekanisme tubuh dan pikiran, komunikasi, maupun bahasa Kaigo.

Target belajar Anda jangan sekadar:

“Saya hafal jawabannya.”

Tetapi:

“Saya tahu tindakan yang benar dan memahami mengapa tindakan itu benar.”

Itulah fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi soal SSW Kaigo 2026 sekaligus mempersiapkan diri bekerja sebagai caregiver di Jepang.

Bagikan Artikel