Arkalearn
Blog
JFT Basic A2 2026: Materi, Passing Grade, Biaya & Daftar
JFT Basic A2 2026: Materi, Passing Grade, Biaya & Daftar
admin
18 September 2026

JFT Basic A2 2026: Materi, Passing Grade, Biaya dan Cara Daftar
Last Updated: 18 September 2026
Bagi Anda yang ingin bekerja di Jepang melalui jalur Specified Skilled Worker (SSW/Tokutei Ginou), JFT-Basic menjadi salah satu tes bahasa Jepang yang paling penting untuk dipahami.
Ada pula perubahan besar mulai Agustus 2026. JFT-Basic sekarang tidak hanya menilai apakah peserta mencapai A2, tetapi memberikan hasil berdasarkan tiga tingkat: A1, A2.1, dan A2.2 (A2). Untuk memperoleh hasil A2, peserta tetap perlu mencapai 200–250 poin.
Berapa biaya JFT Basic 2026 di Indonesia? Berapa passing grade-nya? Materi apa yang keluar? Bagaimana cara mendaftar?
Berikut panduan lengkapnya.
Apa Itu JFT-Basic?
JFT-Basic merupakan singkatan dari Japan Foundation Test for Basic Japanese.
Tes ini diselenggarakan oleh The Japan Foundation untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang yang diperlukan orang asing ketika berkomunikasi dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari di Jepang.
JFT-Basic menggunakan pendekatan Can-do, sehingga bukan sekadar menguji seberapa banyak Kanji atau pola grammar yang Anda hafal.
Peserta diuji apakah mampu menggunakan dan memahami bahasa Jepang dalam situasi praktis, seperti:
berbelanja, bekerja, menggunakan fasilitas umum, membaca pengumuman, memahami percakapan, menerima instruksi, hingga berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
JFT-Basic juga dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan bahasa pada pengajuan Specified Skilled Worker (i) sesuai ketentuan bidang dan jalur masing-masing.
Update Terbaru JFT-Basic Agustus 2026
Ini bagian yang sangat penting jika Anda membaca artikel lama tentang JFT Basic A2.
Sampai Juli 2026, JFT-Basic digunakan untuk mengukur pencapaian A2.2 (A2).
Mulai Agustus 2026, sistem penilaiannya diperluas sehingga hasil tes dapat menunjukkan tiga level:
SkorHasil PenilaianDi bawah 145Belum mendapatkan penilaian level145–174A1175–199A2.1200–250A2.2 (A2)
Jadi peserta dengan skor 180 sekarang dapat memperoleh penilaian A2.1.
Tetapi jangan salah memahami perubahan ini.
Jika kebutuhan Anda mensyaratkan A2, target yang perlu dicapai adalah A2.2 (A2), yaitu 200–250 poin.
Passing Grade JFT Basic A2 2026 Berapa?
Untuk memperoleh hasil:
A2.2 (A2) = minimal 200 dari 250 poin
Namun sistem penilaian JFT-Basic perlu dipahami dengan benar.
200 poin bukan berarti Anda harus menjawab tepat 80% soal dengan benar.
The Japan Foundation menjelaskan bahwa total skor bukan penjumlahan sederhana berdasarkan jumlah jawaban benar.
JFT-Basic menggunakan scaled score yang dihitung menggunakan metode statistik equating.
Karena itu, hindari rumus:
50 soal × 80% = harus benar 40 soal.
Itu bukan cara resmi menghitung skor JFT-Basic.
Apakah Ada Passing Grade Per Bagian?
Tidak ada.
The Japan Foundation menegaskan bahwa tidak terdapat skor minimum yang wajib dicapai pada setiap section.
Kemampuan peserta dinilai secara komprehensif dari empat bagian ujian.
Artinya, tidak ada ketentuan seperti:
Listening harus minimal 60%.
atau:
Reading harus minimal 70%.
Namun dari sisi strategi belajar, tentu lebih aman jika kemampuan Anda cukup seimbang.
Struktur Ujian JFT Basic 2026
Format JFT-Basic terdiri dari empat bagian utama:
BagianJumlah SoalHuruf dan Kosakata±12 soalPercakapan dan Ungkapan±12 soalPendengaran±12 soalPemahaman Bacaan±12 soalTotalSekitar 50 soal
Waktu ujian adalah:
60 menit
Tes dilaksanakan menggunakan sistem CBT (Computer-Based Testing). Peserta mengerjakan soal melalui komputer di test center dan menggunakan headphone untuk bagian listening.
Materi JFT Basic A2 2026
Sekarang kita masuk ke bagian terpenting untuk persiapan.
Ada empat kelompok materi yang perlu Anda kuasai.
1. Huruf dan Kosakata — 文字と語彙
Bagian ini memiliki sekitar 12 soal.
Tujuannya mengukur kemampuan membaca tulisan Jepang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta kemampuan memahami dan menggunakan vocabulary dasar.
Materinya meliputi:
arti kosakata, penggunaan kosakata, cara membaca Kanji, serta arti dan penggunaan Kanji.
Misalnya:
会社(かいしゃ)
Kaisha
Perusahaan.
仕事(しごと)
Shigoto
Pekerjaan.
病院(びょういん)
Byōin
Rumah sakit.
駅(えき)
Eki
Stasiun.
Jangan hanya belajar:
会社 = perusahaan.
Latih juga penggunaannya:
会社で働いています。
Kaisha de hataraite imasu.
Saya bekerja di perusahaan.
Karena JFT-Basic menguji kemampuan penggunaan bahasa dalam konteks.
2. Percakapan dan Ungkapan
Bagian kedua juga terdiri dari sekitar 12 soal.
Materinya terbagi menjadi:
grammar dan ungkapan yang sesuai dengan situasi percakapan.
Misalnya:
A: 明日、一緒に買い物に行きませんか。
Ashita, issho ni kaimono ni ikimasen ka?
Besok mau pergi belanja bersama?
B: いいですね。行きましょう。
Ii desu ne. Ikimashō.
Boleh. Ayo pergi.
Anda harus memahami bukan hanya arti kata, tetapi juga respons yang paling natural sesuai konteks.
Grammar Apa yang Perlu Dipelajari?
Untuk mencapai kemampuan A2, beberapa pola yang berguna antara lain:
~たいです
ingin melakukan sesuatu.
~てもいいですか
bolehkah melakukan sesuatu?
~てください
tolong lakukan.
~ないでください
tolong jangan.
~なければなりません
harus.
~たことがあります
pernah melakukan.
~と思います
saya pikir.
~から / ~ので
karena.
~たり~たりします
melakukan A, B, dan sebagainya.
Namun jangan belajar grammar hanya dengan menghafal rumus.
Gunakan grammar tersebut dalam percakapan.
3. Pendengaran — Listening
Bagian listening terdiri dari sekitar 12 soal.
Kemampuan yang diuji meliputi pemahaman percakapan sosial, interaksi di toko atau fasilitas publik, serta instruksi dan pengumuman dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya Anda mungkin mendengar situasi seperti:
pengumuman di fasilitas umum, percakapan ketika membeli barang, instruksi sederhana, membuat janji, atau percakapan sehari-hari.
Salah satu fitur penting CBT JFT-Basic adalah audio listening dapat diputar maksimal dua kali.
Karena itu, listening jangan dipelajari hanya beberapa hari sebelum ujian.
Biasakan telinga mendengar bahasa Jepang setiap hari.
4. Pemahaman Bacaan — Reading
Bagian terakhir adalah:
読解 (dokkai) atau pemahaman bacaan.
Jumlahnya sekitar 12 soal.
Peserta diuji untuk memahami teks sederhana dalam kehidupan sehari-hari dan mencari informasi yang diperlukan dari berbagai materi.
Contohnya:
pesan singkat, email, papan pengumuman, jadwal, pemberitahuan, poster, informasi fasilitas dan teks kehidupan sehari-hari.
Misalnya terdapat pengumuman:
図書館は月曜日休みです。
Pertanyaannya:
Perpustakaan tutup hari apa?
Jawaban:
月曜日 (getsuyōbi) — Senin.
Terlihat sederhana, tetapi soal dapat menjadi lebih panjang dan membutuhkan kemampuan mencari informasi dengan cepat.
Berapa Lama Waktu Ujian JFT Basic?
Total waktu ujian adalah:
60 menit
dengan sekitar 50 soal.
Menariknya, tidak ada batas waktu terpisah untuk setiap section.
Tetapi ada aturan penting.
Dalam section yang sama, Anda dapat meninjau dan mengubah jawaban.
Setelah berpindah ke section berikutnya:
Anda tidak dapat kembali ke section sebelumnya.
Khusus bagian listening, peserta juga tidak dapat bebas berpindah ke soal sebelumnya atau berikutnya untuk meninjau jawaban.
Karena itu, manajemen waktu sangat penting.
Apakah Soal JFT Basic Menggunakan Bahasa Indonesia?
Soal JFT-Basic tetap menguji kemampuan bahasa Jepang.
Namun pada layar CBT, petunjuk soal pada dasarnya ditampilkan dalam bahasa Inggris dan tersedia fungsi “Your Language” yang memungkinkan petunjuk ditampilkan dalam bahasa lokal, termasuk Bahasa Indonesia.
Jangan salah mengartikannya sebagai:
“Soal JFT diterjemahkan semuanya ke Bahasa Indonesia.”
Yang tersedia dalam bahasa lokal adalah petunjuk/instruksi tertentu, sedangkan kemampuan bahasa Jepang tetap menjadi objek yang diuji.
Berapa Biaya JFT Basic 2026 di Indonesia?
Per September 2026, biaya resmi JFT-Basic di Indonesia yang tercantum Prometric adalah:
Rp550.000
Biaya dapat berubah di masa mendatang.
Karena itu, sebelum melakukan pembayaran, selalu periksa halaman biaya resmi Prometric:
Cek Biaya Ujian SSW dan JFT-Basic — Prometric
Jangan hanya mengandalkan screenshot biaya dari media sosial karena informasi lama dapat tetap beredar setelah harga berubah.
Cara Daftar JFT Basic 2026
Pendaftaran JFT-Basic dilakukan melalui sistem reservasi Prometric.
Secara umum, prosesnya adalah:
1. Membuat Prometric ID
Anda membutuhkan akun/Prometric ID untuk mengakses sistem reservasi.
Pastikan data identitas dimasukkan dengan benar.
2. Login ke sistem reservasi
Setelah akun tersedia, masuk ke halaman reservasi JFT-Basic.
3. Pilih ujian JFT-Basic
Pastikan tidak salah memilih jenis tes karena Prometric juga menangani berbagai ujian SSW.
4. Pilih negara dan test center
Pilih Indonesia, kemudian cari test center dan tanggal yang tersedia.
5. Pilih jadwal
Ketersediaan kursi dapat berubah. Jadwal yang muncul pada sistem reservasi menjadi acuan ketersediaan aktual.
6. Lakukan pembayaran
Ikuti metode pembayaran yang tersedia pada sistem.
7. Simpan confirmation
Periksa kembali:
nama, tanggal ujian, waktu ujian, test center dan informasi peserta.
Prometric mengingatkan bahwa kursi ujian terbatas dan reservasi dapat penuh.
Persiapkan Identitas dengan Benar
Jangan membuat Prometric ID secara terburu-buru.
Data yang digunakan untuk registrasi perlu disesuaikan dengan ketentuan identifikasi Prometric.
Kesalahan pada:
nama, tanggal lahir, identitas atau informasi akun
dapat menimbulkan masalah saat proses ujian.
Prometric juga menampilkan pemberitahuan khusus mengenai identitas dan informasi registrasi pada halaman JFT-Basic.
Karena ketentuan dokumen dapat diperbarui, cek kembali aturan identitas terbaru menjelang hari ujian.
Kapan Hasil JFT Basic Keluar?
Salah satu kelebihan JFT-Basic adalah hasil awal dapat diketahui dengan cepat.
Setelah menyelesaikan ujian, total score dan hasil penilaian ditampilkan pada layar komputer di hari ujian.
Kemudian notifikasi hasil resmi diterbitkan melalui website Prometric dalam waktu maksimal lima hari kerja setelah ujian.
Jadi Anda tidak perlu menunggu berbulan-bulan hanya untuk mengetahui hasil tes.
Perubahan JFT Basic 2026 yang Wajib Diketahui
Mulai Agustus 2026, JFT-Basic memberikan informasi kemampuan yang lebih rinci.
Sebelumnya fokus penilaiannya adalah apakah peserta mencapai A2.2 (A2).
Sekarang:
145–174 = A1
175–199 = A2.1
200–250 = A2.2 (A2).
Perubahan ini berguna karena peserta yang belum mencapai 200 tetap bisa mengetahui perkembangan level bahasa Jepangnya.
Misalnya:
Skor 188 → A2.1.
Artinya peserta sudah melewati A1 dan sedang berkembang menuju A2.2.
Namun jika kebutuhan administrasi Anda mensyaratkan A2, hasil A2.1 tidak otomatis sama dengan A2.2 (A2).
JFT Basic vs JLPT N4: Apa Bedanya?
Keduanya dapat relevan untuk jalur kerja tertentu, tetapi formatnya berbeda.
JFT-Basic lebih menekankan penggunaan bahasa Jepang dalam situasi kehidupan sehari-hari.
Sedangkan JLPT menguji kemampuan melalui bagian seperti vocabulary/grammar, reading dan listening dalam format JLPT.
Dari sisi penyelenggaraan, situs resmi JFT-Basic menyebut tes ini pada dasarnya diselenggarakan setiap bulan, sehingga kandidat bisa memiliki fleksibilitas jadwal lebih besar tergantung ketersediaan di negaranya.
Selain itu, hasil JFT-Basic dapat diketahui jauh lebih cepat.
Karena itu, bagi kandidat yang mengejar jadwal rekrutmen SSW, JFT-Basic sering menjadi opsi yang praktis.
Namun bukan berarti JFT-Basic otomatis “lebih mudah” daripada JLPT N4 untuk semua orang.
Tingkat kesulitan sangat bergantung pada kemampuan masing-masing peserta.
Materi Belajar JFT Basic yang Direkomendasikan
The Japan Foundation menyediakan bahan belajar IRODORI: Japanese for Life in Japan.
Untuk target terbaru:
IRODORI Starter (A1) dapat digunakan sebagai referensi belajar menuju A1.
IRODORI Elementary 1 (A2) menjadi referensi menuju A2.1.
Sedangkan menyelesaikan Elementary 1 dan Elementary 2 (A2) dapat menjadi referensi persiapan menuju A2.2 (A2).
Ini penting setelah perubahan Agustus 2026.
Jika target Anda adalah:
JFT-Basic A2 untuk kebutuhan SSW
jangan berhenti hanya karena sudah menyelesaikan Elementary 1.
Targetkan kemampuan hingga materi Elementary 2 dan tetap lakukan simulasi soal.
Strategi Belajar JFT Basic A2 Selama 8 Minggu
Anda dapat menggunakan roadmap berikut.
Minggu 1–2: Vocabulary dan Kanji
Fokus pada kosakata kehidupan sehari-hari:
keluarga, rumah, pekerjaan, transportasi, kesehatan, belanja, makanan, waktu, cuaca dan fasilitas umum.
Jangan hanya menghafal arti.
Buat satu kalimat untuk setiap vocabulary.
Minggu 3–4: Grammar dan Conversation
Pelajari pola kalimat A2 kemudian praktikkan dalam dialog.
Contoh:
週末、何をしたいですか。
Shūmatsu, nani o shitai desu ka?
Apa yang ingin Anda lakukan akhir pekan?
Jawab spontan:
友だちと買い物に行きたいです。
Tomodachi to kaimono ni ikitai desu.
Saya ingin pergi belanja dengan teman.
Minggu 5: Listening
Lakukan listening setiap hari.
Jangan langsung melihat transkrip.
Gunakan urutan:
dengar → jawab → dengar ulang → cek transkrip → shadowing.
Minggu 6: Reading
Latih membaca:
poster, pengumuman, jadwal, pesan singkat dan informasi sehari-hari.
Biasakan mencari keyword, bukan menerjemahkan setiap kata.
Minggu 7: Latihan Soal
Mulai mengerjakan latihan berdasarkan empat section:
Vocabulary → Conversation → Listening → Reading.
Catat kesalahan berdasarkan kategori.
Minggu 8: Simulasi CBT
Lakukan simulasi:
±50 soal dalam 60 menit.
Buat kondisi latihan semirip mungkin dengan ujian.
Target Skor Latihan Sebaiknya Berapa?
Karena target A2.2 adalah minimal 200 scaled points, Anda sebaiknya tidak belajar dengan mental:
“Yang penting pas 200.”
Dalam latihan mandiri, targetkan performa yang stabil dan berikan margin keamanan.
Namun jangan mengubah persentase latihan menjadi prediksi pasti skor resmi karena sistem JFT-Basic menggunakan scaled score, bukan konversi langsung jumlah jawaban benar.
Gunakan hasil latihan untuk menemukan kelemahan.
Misalnya:
Vocabulary bagus
Grammar cukup
Listening lemah
Reading lambat
Maka minggu berikutnya fokus terbesar harus diberikan ke listening dan reading.
Kesalahan yang Sering Membuat Peserta Kesulitan
Kesalahan pertama adalah terlalu fokus menghafalkan Kanji tetapi jarang latihan listening.
Kesalahan kedua adalah menghafalkan grammar tanpa memahami penggunaannya dalam percakapan.
Kesalahan ketiga adalah menerjemahkan setiap kata ketika reading sehingga waktu habis.
Kesalahan keempat adalah baru mencoba format CBT beberapa hari sebelum ujian.
Kesalahan kelima adalah terlalu percaya pada “bocoran soal”.
Prometric secara tegas memperingatkan bahwa mengikuti atau menyebarkan isi ujian merupakan tindakan kecurangan dan dapat menyebabkan nilai dibatalkan.
Gunakan contoh soal resmi dan latihan yang dibuat untuk pembelajaran.
Apakah JFT Basic A2 Cukup untuk Kerja di Jepang?
JFT-Basic dapat memenuhi komponen kemampuan bahasa untuk SSW(i) sesuai ketentuan yang berlaku, tetapi lulus JFT-Basic saja tidak otomatis membuat seseorang bisa bekerja di Jepang.
Pada jalur SSW, Anda umumnya juga harus memenuhi persyaratan keterampilan bidang yang dituju.
Misalnya:
Kaigo, Food Service, Pengolahan Makanan, Pertanian, Akomodasi, manufaktur, dan bidang lainnya memiliki persyaratan keterampilan masing-masing.
Beberapa bidang juga dapat mempunyai ketentuan bahasa tambahan.
Setelah memenuhi persyaratan ujian, Anda tetap perlu:
mencari perusahaan → interview → kontrak → proses status tinggal → visa → keberangkatan.
Setelah Lulus JFT Basic, Apa Selanjutnya?
Misalnya Anda memperoleh:
Score 215 — A2.2 (A2)
Selanjutnya jangan berhenti belajar bahasa Jepang.
Justru setelah lulus, fokuskan bahasa Jepang ke bidang pekerjaan yang dituju.
Jika memilih Kaigo:
pelajari Kotoba Kaigo + percakapan lansia + laporan shift.
Jika memilih Pengolahan Makanan:
pelajari hygiene, HACCP, safety dan vocabulary pabrik makanan.
Jika memilih Food Service:
pelajari bahasa pelayanan, kitchen, customer interaction dan instruksi kerja.
Tujuan akhirnya bukan sekadar memiliki sertifikat.
Tujuannya adalah mampu bekerja dan berkomunikasi di Jepang.
Belajar JFT Basic A2 Bersama ArkaLearn
Jika saat ini Anda sedang mempersiapkan JFT-Basic untuk kerja ke Jepang, belajarlah secara terstruktur mulai dari vocabulary, grammar, conversation, listening hingga reading.
ArkaLearn menyediakan pembelajaran bahasa Jepang yang dapat membantu Anda membangun kemampuan untuk persiapan kerja ke Jepang.
Kursus Bahasa Jepang untuk Kerja di Jepang — ArkaLearn
Setelah lulus JFT-Basic dan ujian keterampilan bidang yang dituju, Anda juga dapat mulai memantau peluang kerja Jepang melalui:
Cari Lowongan Kerja Jepang — Semuabisakerja.id
Dengan demikian roadmap Anda menjadi:
Belajar Jepang → JFT-Basic A2 → Ujian SSW Bidang → Cari Lowongan → Interview → Kontrak → Proses Keberangkatan.
Kesimpulan
Untuk persiapan JFT Basic A2 2026, ada empat informasi utama yang perlu Anda ingat.
InformasiJFT-Basic 2026Jumlah soalSekitar 50Durasi60 menitSection4SistemCBTA1145–174A2.1175–199A2.2 (A2)200–250Biaya IndonesiaRp550.000Hasil awalHari ujianHasil resmiMaks. 5 hari kerja
Struktur empat section terdiri dari Huruf dan Kosakata, Percakapan dan Ungkapan, Pendengaran, serta Pemahaman Bacaan.
Perubahan terbesar pada 2026 berlaku sejak Agustus 2026, ketika JFT-Basic mulai menampilkan penilaian A1 dan A2.1, selain A2.2 (A2).
Untuk kandidat yang membutuhkan level A2, targetnya tetap:
minimal 200 poin untuk A2.2 (A2).
Dan khusus peserta Indonesia, biaya resmi yang tercantum Prometric per September 2026 adalah:
Rp550.000.
Jangan hanya mengejar passing grade. Bangun kemampuan bahasa Jepang yang benar-benar dapat digunakan ketika nanti tinggal dan bekerja di Jepang.
Share Article
Latest Articles
Share Article






