Arkalearn

Blog

Bedah Tes JFT-Basic dan JLPT N4: Mana yang Lebih Cepat untuk Syarat Kerja ke Jepang?

Tips & Trick

Bedah Tes JFT-Basic dan JLPT N4: Mana yang Lebih Cepat untuk Syarat Kerja ke Jepang?

Admin

27 Januari 2026

Bedah Tes JFT-Basic dan JLPT N4: Mana yang Lebih Cepat untuk Syarat Kerja ke Jepang

Bagi kamu yang sedang merencanakan karier di Jepang melalui jalur Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker), menguasai bahasa Jepang adalah syarat mutlak. Namun, muncul satu pertanyaan yang sering membingungkan calon pekerja migran: "Saya harus ambil tes yang mana? JFT-Basic atau JLPT?"

Keduanya sah digunakan sebagai syarat administrasi visa kerja ke Jepang, namun memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Memilih tes yang salah bisa berarti membuang waktu tunggu berbulan-bulan. Mari kita bedah tuntas mana yang paling efektif untuk target kerja kamu tahun ini.

Tes Bahasa Jepang JLPT N4

Japanese Language Proficiency Test (JLPT) adalah sertifikasi bahasa Jepang yang berlaku di seluruh dunia. Level N4 dianggap sebagai tingkat "dasar-menengah" yang membuktikan kamu paham percakapan sehari-hari yang lambat.

Karakteristik Utama:

  1. Jadwal Sangat Terbatas: JLPT hanya diadakan 2 kali setahun (Juli dan Desember). Jika kamu gagal, kamu harus menunggu 6 bulan lagi untuk mencoba kembali.
  2. Format Kertas (PBT): kamu mengerjakan soal di kertas dengan pensil 2B. Hasil ujian baru keluar sekitar 2 bulan setelah tes.
  3. Fokus Akademis: Soal JLPT cenderung fokus pada tata bahasa (grammar) dan struktur kalimat yang sangat teknis. Bagi sebagian orang, ini terasa lebih sulit karena butuh ketelitian tinggi pada partikel.

Tes Bahasa Jepang JFT-Basic

Japan Foundation Test for Basic Japanese (JFT-Basic) relatif baru dan memang dirancang khusus untuk pelamar visa Tokutei Ginou. Level yang diujikan adalah A2 (setara N4).

Karakteristik Utama:

  1. Jadwal Fleksibel: Tes ini diadakan hampir setiap 2 bulan sekali di berbagai kota besar di Indonesia.
  2. Berbasis Komputer (CBT): kamu mengerjakan soal di depan monitor. Keunggulannya? Hasilnya langsung keluar di hari yang sama! kamu tidak perlu sport jantung menunggu berbulan-bulan.
  3. Fokus Komunikasi Praktis: Soal-soalnya jauh lebih aplikatif. kamu akan diuji bagaimana cara memesan makanan, membaca papan pengumuman di stasiun, atau memahami instruksi kerja. JFT-Basic tidak "menjebak" dengan tata bahasa yang rumit, melainkan menguji apakah kamu bisa bertahan hidup di Jepang.

Apa yang Harus Dipelajari di Ujian JFT-Basic A2 Maupun JLPT N4

Secara teknis, baik JFT-Basic A2 maupun JLPT N4 menuntut penguasaan sekitar 300 Kanji dan 1.500 kosakata.

  • JLPT N4, kamu akan diuji dalam sesi Reading yang cukup panjang. kamu harus mampu memahami esai pendek dan mencari informasi spesifik di dalamnya.
  • JFT-Basic, sesi Listening menggunakan audio yang lebih mencerminkan situasi nyata (misalnya suara bising di supermarket). Visual dalam soal JFT juga lebih banyak karena menggunakan foto berwarna untuk menggambarkan situasi komunikasi.

Mana yang Lebih Cepat untuk Syarat Kerja?

Jika target kamu adalah segera terbang ke Jepang dalam waktu kurang dari 6 bulan, JFT-Basic adalah pilihan tepat. Mengapa? 

Karena frekuensi tesnya yang sering memungkinkan kamu untuk melakukan tes ulang dengan cepat jika gagal di percobaan pertama. 

Selain itu, sertifikat JFT-Basic sudah berbentuk digital yang bisa langsung diunggah untuk pengurusan Certificate of Eligibility (CoE).

Namun, jika kamu ingin sertifikat yang "berlaku selamanya" dan bisa digunakan untuk melamar di perusahaan korporat (kantoran) atau melanjutkan studi di masa depan, JLPT N4 tetap memiliki gengsi yang lebih tinggi di mata HRD perusahaan besar.

Untuk calon migran Tokutei Ginou, strategi terbaik adalah fokus pada JFT-Basic demi efisiensi waktu. Jangan terjebak pada hafalan rumus tata bahasa yang terlalu rumit; fokuslah pada percakapan praktis di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari.

Jika kamu bingung harus mulai dari mana buat belajar bahasa Jepang, join aja ke ArkaLearn

Platform yang hadir untuk membantu calon pekerja migran agar lancar berbahasa Jepang dan lulus sertifikasi bahasa Jepang.

Ingat, perusahaan Jepang lebih menghargai orang yang bisa berkomunikasi dengan lancar daripada mereka yang hanya pintar di atas kertas tapi kaku saat berbicara.

Bagikan Artikel